Penulis: Abulwafa Romli

Oleh : Abulwafa Romli

بسم الله الرحمن الرحيم Khilafatul Muslimin (KHILMUS/KM) itu bukan HTI/HT dan tidak sama dengan HTI/HT. Khilafatul Muslimin itu khilafah palsu yang tafrith (terlalu meremehkan) sebagai mana ISIS/IS yang ifroth (terlalu berlebihan).  Sedang HTI/HT itu belum punya khilafah, belum membaiat khalifah, tapi sedang dan terus berdakwah dan berjuang untuk menegakkan khilafah yang asli (bisa dibuktikan melalui membaca banyak kitab yang ditabanni HT), yaitu khilafah ala minhajin nubuwwah, khilafah rosyidah, bukan khilafah umawiyyah, bukan khilafah abbasiyah, dan bukan khilafah utsmaniyah.  Dakwah dan perjuangan HTI/HT itu sesuai metode dakwah dan perjuangan Rasulullah SAW pada pase Mekkah, tidak menyimpang sedikitpun (bisa dibuka dan dipahami dari kitab-kitab yang ditabanni HT juga). 

BERITA TERBARU KHILMUS/KM : Sudah diakui KMhttps://www.cnnindonesia.com/nasional/20220531093956-20-803032/khilafatul-muslimin-akui-di-balik-konvoi-motor-kebangkitan-khilafah https://www.cnnindonesia.com/nasional/20220530160642-12-802781/polda-metro-jaya-usut-konvoi-kebangkitan-khilafah-di-jakarta Sudah mulai digiring dan digoreng. Awas bisa jadi targetnya adalah pelarangan dakwah khilafah. Tetap waspada dan antisipasi : https://news.detik.com/berita/d-6103588/bnpt-khilafatul-muslimin-punya-visi-sama-dengan-hti-pendirinya-eks-nii

Ini bukti ilmiah bahwa Khilmus / KM adalah khilafah palsu;  SARANA TAUBAT WARGA KHILMUS(Edisi buka link)  Bismillaahir Rohmaanir Rohiim Tulisan dibawah adalah hujjah saya di hadapan Allah pada hari kiamat, ketika saya dan Ustadz Abdul Qodir Hasan Baraja sebagai ketua organisasi yang mengkliam sebagai khalifah serta jamaahnya diadili di pengadilan Allah. Bagi mereka yang di dunia ini tidak punya hujjah atau telah meyakini hujjahnya lemah, maka segera taubat dan mengambil hujjah yang kuat. Karena ketika di dunia ini tidak memiliki hujjah, maka kelak di hadapan Allah juga tidak memiliki hujjah. Sebab akherat adalah hari pembalasan amal perbuatan di dunia.  Di bawah adalah kritik tajam terhadap kepalsuan (kesesatan) pemikiran khilmus secara global :

  1. Khilafah adalah sistem pemerintahan Islam, bukan organisasi atau jamaahhttps://abulwafaromli.blogspot.com/2020/10/kritik-khilmus-01.html?m=1
  2. Fakta daulah islamiyah pertama di Madinahhttps://abulwafaromli.blogspot.com/2020/10/kritik-khilmus-02.html?m=1
  3. Baiat adalah metode syar’i untuk mengangkat khalifah https://abulwafaromli.blogspot.com/2020/10/kritik-khilmus-03.html?m=1
  4. Baiat yang salah tempat adalah zalimhttps://abulwafaromli.blogspot.com/2020/10/kritik-khilmus-04.html?m=1
  5. Jamaatul muslimin baru ada setelah khilafah tegakhttps://abulwafaromli.blogspot.com/2020/10/kritik-khilmus-05.html?m=1
  6. Menegakkan khilafah itu harus dengan metode tholabun nushrohhttps://abulwafaromli.blogspot.com/2020/10/kritik-khilmus-06-a.html?m=1
  7. Salah paham dengan metode tholabun nushrohhttps://abulwafaromli.blogspot.com/2020/10/kritik-khilmus-06-b.html?m=1
  8. Harus memposisikan hadits baiat dengan benarhttps://abulwafaromli.blogspot.com/2020/10/kritik-khilmus-07.html?m=1
  9. Tidak ada dalil menegakkan khilafah? https://abulwafaromli.blogspot.com/2020/10/kritik-khilmus-08.html?m=1
  10. Khilmus adalah khilafah ala minhajin nubuwwah? https://abulwafaromli.blogspot.com/2020/10/kritik-khilmus-09.html?m=1
  11. Perintah syara’ harus dipahami dengan benarhttps://abulwafaromli.blogspot.com/2020/10/kritik-khilmus-10.html?m=1
  12. Rasulullah tidak pernah mendirikan daulah di Madinah? https://abulwafaromli.blogspot.com/2020/10/kritik-khilmus-11.html?m=1
  13. Khilafah tidak harus punya wilayahhttps://abulwafaromli.blogspot.com/2021/10/khalifah-tidak-harus-punya-wilayah.html?m=1
  14. Ini juga bukti khilmus khilafah palsuhttps://abulwafaromli.blogspot.com/2021/10/inilah-bukti-khilmus-khilafah-palsu.html?m=1
  15. Anggotanya “mengakui” kepalsuan khilafah khilmushttps://abulwafaromli.blogspot.com/2021/10/anggotanya-mengakui-kepalsuan-khilafah.html?m=1
  16. Bai’at aqobah adalah metode syar’i untuk mengangkat Nabi saw sebagai kepala negara islamhttps://abulwafaromli.blogspot.com/2021/10/baiat-aqobah-adalah-metode-syari-untuk.html?m=1
  17. Warga Khilmus berbaiat kepada Allah https://abulwafaromli.blogspot.com/2021/11/warga-khilmus-beebaiat-kepada-allah.html?m=1
  18. Berkhilafah harus benar, jujur, dan tidak dusta https://abulwafaromli.blogspot.com/2021/11/berkhilafah-itu-harus-benar-jujur-dan.html?m=1
  19. Kritik Khilmus | Edisi 19 :Jadi ini alasan baiat kepada Allah ya? https://abulwafaromli.blogspot.com/2021/11/jadi-ini-alasan-baiat-kepada-allah.html?m=1
  20. Kritik Khilmus | Edisi 20 :Khalifah palsu Khilmus menganalogikan khilafah dengan shalat https://abulwafaromli.blogspot.com/2021/11/khalifah-khilmus-menganalogikan.html?m=1
  21. Tidak ada contohnya orang beriman hidup diluar kepemimpinan Nabi atau Khalifah https://abulwafaromli.blogspot.com/2021/11/tidak-ada-contohnya-orang-beriman-hidup.html?m=1 (Bersambung…)  Tambahan :•Perwakilan Khilmus berulah lagihttps://m.facebook.com/story.php?story_fbid=121159123652697&id=100072758304930 •Tidak memahami tulisan atau hobi tidak jujur dan dusta? https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=119074157194527&id=100072758304930 Mengenal Islam Yang Rahmatan Lil’alamin: https://abulwafaromli.blogspot.com/2016/04/dua-sisi-islam-rahmatan-lil-alamin_17.html?m=1 https://abulwafaromli.blogspot.com/2016/03/mewujudkan-islam-rahmatan-lil_26.html?m=1 Segera bertaubat! Khilafah Khilmus adalah palsu, dusta dan menipu! Berkhilafah itu wajib dengan ilmu, karena amal tanpa ilmu tertolak dan lebih banyak kerusakannya. Juga harus jujur dan tidak dusta, termasuk dalam menerapkan nash (dalil) terhadap fakta dan realitanya yang tepat. Contohnya jangan sampai menerapkan nash tentang halalnya hewan ternak terhadap babi dan hewan haram lainnya. Jadi fakta dan realita Khilmus hanyalah organisasi, bukan khilafah. Khilmus sedang memalsukan ajaran agama yang Agung yaitu khilafah, bukan menegakkan agama. Dan khilmus adalah firqoh, bukan Aljamaah. Inilah fakta dan realita Khilmus. Bacalah tulisan di link atas dengan akal yang cerdas dan hati yang ikhlas.