ini merupakan kejadian yang belum pernah terjadi sebelumnya, banjir yang menelawan korban jiwa, dan kehilangan harta benda. angka terakhir sampai 900 yang hilang juga masih ada ratusan mungkin kehilangan nya bisa 1000 an korban nyawa, pulahan ribu bangunan dan fasilitas umum, bahkan binatang monyet, harimau gajah dll.
kemudian bagaimana respon orang-orang yang harus bertanggung jawab,
- kepala bnpb menyatakan hanya seram di medsos saja
- kementrian kehutanan bilang kayu lapuk bukan gelondongan
- pencitraan zulkifli hasan, farel, anggota dpr yang bantu bersih-bersih
- kemudian bupati aceh yang pergi umroh
- kemudian menteri kehutanan raja juli dari psi, diminta mundur bertanggung jawab, malah menjawab semua kekuasaan itu milik Allah
- kemudian anggota dpr yang merasa tersaingi oleh rakyat
- seolah hanya ada 2 pilihan, eksploitasi alam atau tidak memakai hasil dari itu. Sawit 52jt ton kebutuhan 2,6jt ton, 10jt ton kertas 4jt ton kebutuhan, batu bara 30%, imip morawali itu punya china padahal
kemudian kenapa bencana ini bisa terjadi
- bahwa karena ada badai siklon tropis yang aneh karena muncul di garis katulistiwa, kalau misal dilihat lebih jauh juga berasal dari perubahan iklim akibat ulah manusia juga, yang menyebabkan banjir di negara asia tenggara laiinya. tapi yang membadakan adalah banjir di aceh, sumatra utara dan sumatra barat adalah banjir bandang yang disertai tanah longsor yang membawa lumpur, kayu, batu, bahkan gajah. maka ini bukan masalah iklim saja tapi ada proses deforestasi yang masif dan ugal-ugalan dan data juga menujukan hal itu juga.
- kenapa bisa terjadi deforestasi secara ugal-ugalan yang pertama adalah filosofi kapitalisme yang menitikberatkan produksi untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi untuk mewujudkan kesejahteraan, akan tetapi apa yang terjadi misalnya di daerah Sulawesi ataupun di daerah Maluku memang secara angka pendapatan daerah itu terwujud, akan tetapi muncul kerusakan lingkungan yang ditimbulkan di masyarakat dan yang mendapatkan hasil dari eksploitasi tersebut itu hanya segelintir orang
- Kemudian konflik kepentingan penguasa dan pengusaha. Ada dua jenis deforestasi menurut saya yang pertama adalah memang dilakukan secara ilegal dan itu juga dilakukan oleh para pejabat dan juga para penegak hukum kemudian mereka bisa mendirikan perusahaan cangkang yang berkamuflase untuk melakukan kegiatan ilegal tersebut yang di mana aktor utamanya nggak pernah ter tangkap. Dan yang kedua adalah mereka mengubah hukum agar kepentingan bisnis mereka atau rekannya itu bisa berjalan lancar. Contohnya misalnya undang-undang cipta kerja yang mempermudah untuk melakukan industri ekstraksi padahal sebelumnya itu agak ketat aturannya kemudian para pelanggar-pelanggar tadi aturan itu bisa diputihkan hanya dengan membayar denda Dan itu menjadi legal atau terus berlanKenapaKenapa
- Kenapa mereka menganggap kekuasaan itu bukanlah amanah tetapi bagaimana menjadikan kepentingan-kepentingan mereka itu bisa berjalan sudah kemudian menjadi rasio umum sudah ada risetnya sudah ada penelitian ataupun di bawah biaya politik demokrasi itu sangat mahal yang kemudian butuh modal untuk mereka bisa berkuasa dan setelah mereka berkuasai menjadi mereka harus mengembalikan modal tersebut atau jual beli proyek dan jika ingin berkuasa lagi selanjutnya maka mereka harus mendapatkan sumber-sumber pendapatan lain gitu kan makanya banyak sekali tertangkap kasus korupsi kepala daerah kemudian terakhir di Lampung kemudian ketika ditangkap udah enggak ada rasa bersalah malah godain wartawan cewek bilang kamu cantik hari ini gitu. Maka mereka nggak peduli jangka panjang gitu kemudian ya yang penting untuk hari ini saja bagaimana mereka bisa mengembalikan modal itu dengan cepat karena mereka nggak tahu bahwa nanti kekuasaan itu ada tangan mereka
- Kemudian bagaimana sistem demokrasi itu bisa mengubah hukum sesuai dengan keinginan mereka misalnya undang-undang minerba yang kemudian bisa membuat perusahaan batubara bisa tidak membayar atau 0% membayar royalti ke negara dari batubaranya kemudian kita lihat bagaimana undang-undang cipta kerja itu yang tadi dirubah sama mereka untuk mempercepat investasi ekstraksi yang itu merugikan masyarakat atau merusak lingkungan bagaimana kita lihat syarat seseorang menjadi pemimpin itu mereka rubah dengan seenaknya itu atas dasar kepentingan
- Maka ini merupakan masalah sistem mic bukan teknis kalau kita kemudian menyelesaikan dengan cara teknis yang akan bisa misalnya hanya mencabut izin gitu ya ya nanti akan terulang lagi kenapa karena selama masih ada kepentingan assalamualaikum kemudian mereka masih bisa merubah undang-undang mereka akan berbuat semena-mena gitu mau kita kasih argumentasi apapun misalnya tadi ya terkait dengan hukum terkait dengan sains terkait dengan fakta gitu ya kalau itu yang mereka nggak nggak mendengarkan juga gitu. Karena yang mereka dengar hanya kepentingan mereka saja. Dan kenapa main kenapa mereka bisa muncul karena mereka dipilih oleh masyarakat selama masyarakatnya kemudian masih gampang dibodohi gampang ditipu ya mereka akan terus terpilih bagaimana kemudian bansos menjadi alat untuk menaikkan elektabilitas mereka bagaimana kemudian mereka membayar bazar-bazer dan influence and cleanser untuk memoles mereka dan solusi masuk ke dalam sistem itu juga sudah nggak relevan lagi bagaimana kita lihat posisi-posisi yang ada di dalam itu yang nggak bersuara nggak bisa berbuat apa-apa juga kalau kita lihat trendnya itu ya tadi perlawanan dari luar sistem dan ini semakin rilet dengan perjuangan kita
- Maka tidak ada jalan lain kecuali kita menawarkan solusi kepada umat itu dengan Islam bagaimana Islam memiliki mekanisme mekanisme sebagai solusi bagi kehidupan manusia bagaimana ekonomi Islam mengatur kepemilikan sehingga tidak terjadi kepentingan dan juga kepastian hukum yang jelas.