• Slide 1 - Key point Menjelaskan key point 1. sebenernya kita ini siapa? 2. apa potensi terbesar dalam diri kita? 3. kenapa kita memulai proses ini?

  • Slide 2 - Why question

    menjelaskan kenapa why lebih penting dari yang lain, karena ini menjadi dasar orang melakukan sesuatu. contoh: lari saya bisa saja lari, tapi untuk apa, beda lagi kasusnya kalau di kejar anjing wah larinya ngebut [perbanyak contoh-contoh]. dan ini nantinya menuntun ke pertanyaan yang paling mendasar. makanya why itu menjadi penting.

  • Slide 3 - Why should Islam

    Ini pertanyaan yang jarang sekali dijawab atau tidak serius menjawabnya, sehingga hanya sekedar status, tidak dianggap buruk orang dll. inilah yang saya rasakan tentang Islam bahkan dari semenjak saya lahir. Padahal ini amat penting bahkan bisa mengubah hidup saya 180 derajat, tapi lucunya saya tidak tau alasannya kenapa saya meyakini itu. Makanya kita harus bedah ini.

    Tapi kemudian muncul pertanyaan, kalau kita tidak menanyakan/kritis kenapa kita Islam, memang kenapa? saya lahir muslim kemudian sampai dewasa muslim dan meninggal muslim, kalau seperti itu kan juga bisa?

    Keimanan seperti itu bermasalah, pertama kalau saya merasa bahwa Islam ini adalah jalan kebenaran saya, tapi kenapa saya tidak pernah membuktikan kebenarannya, kan menjadi lucu, seperti orang yang tidak punya pikiran. Apakah kita tidak malu kepada Allah.

    Kemudian kedua implikasinya adalah bagaimana misalnya kita lahir non muslim, maka sampai mati kita tidak akan menemukan kebenaran.

  • Slide 4 - Uqdatul Qubro

    Pertanyaan mendasar manusia, “Siapa Kita” kemudian bisa di breakdown, dari mana, untuk apa, dan akan ke mana? nah ini disebut Uqdatul Qubro. seperti tali di karung ketika ditarik semuanya terlepas, kalau salah tarik malah mandek. kalau ini tidak terjawab orang akan terombang-ambing tidak punya prinsip, ikut-ikutan.

  • Slide 5 - Ilustrasi

    berisi ilustrasi tentang orang yang tau-tau terbangun di tempat lain.

  • Slide 6 - Manusia

    Menjelaskan tentang manusia dan kelebihan atas otak atau akalnya, [video free frontal cortex] menjelaskan bahwa akal itu hanya ada pada manusia.

  • Slide 7 - Pengaruh fisik dan non fisik kepada otak

    Manusia punya dua jenis makanan atau konsumsi, makanan fisik dan non fisik. kalau fisik dari mulut ke perut, kalau non fisik dari panca indra ke dalam otak. Tapi kebanyakan orang menganggap fisik ini lebih penting dari pada non fisik. Otak itu fisik akal itu non-fisik. kemudian setelah berpikir muncul keyakinan, ada yang mengatakan jantung karena punya sel saraf otonom, ataupun hati, karena ada kasus transplantasi hati yang kemudian berubah karakternya, tapi tidak terlalu penting, ini hanya untuk memudahkan, nah software-nya perasaan.

    Tanda panah ke bawah dari pemikiran muncul perasaan, mana yang harusnya terlebih dahulu, akal atau perasaan. harusnya berpikir dulu baru yakin, bagaimana kalau orang yang mendahulukan perasaan? bisa tapi akhirnya tidak mau berpikir. kalau cenderung udah merasa jarang untuk berpikir, makanya jangan sampai overlap.

    Kita mau melawati kembali step yang mungkin terlewat, sehingga kita tidak berpikir tentang agama kita. Ini mempengaruhi perilaku atau tindakan kita. Kemudian perilaku yang dilakukan terus menerus menjadi habit. perpaduan akal dan tindakan ini disebut sebagai kepribadian. dan kepribadian dipengaruhi oleh informasi. garbage in garbage out.

    Informasi inilah yang menyehatkan atau meracuni pikiran kita. ada yang ikut trend tik tok yang tidak baik, diikutilah itu.

  • Slide 8 - Data perilaku remaja

    Ini di Indonesia bukan di luar negeri, kalau otaknya akalnya sudah rusak, ya bisa lebih hina dari pada binatang.

  • Slide 9 - Kenapa ini penting untuk kita mulai

    Banjiri diri kita dengan informasi-informasi yang baik. maka itulah pentingnya kita mengaji. agar menjaga akal kita jangan sampai rusak

  • Slide 10 - Kenapa ini penting untuk kita mulai

    Kenapa jalan memahami kebanaran itu penting, apa hal yang pasti dalam hidup kita? mau di mana pun dia, siapa pun dia? life is never flat, pasti punya tantangannya masing-masing. Selalu ada gelombang. Sampai meninggal kita akan menghadapi masalah. ada istilahnya hidup ini bukan menunggu untuk melewati badai, tapi menari di dalam badai. dan Allah pun bilang itu ke kita

    Nah ketika kita sadar hidup ini penuh masalah, kita akan bisa ikhlas. Pernah lihat benteng Takesi, tidak ada yang marah-marah stres dll. mereka ke cemplung lumpur, gagal tapi senang. karena mereka dari awal tau, bahwa benteng Takesi itu penuh rintangan.

    Tapi tidak semua orang berpikir seperti itu, saya harus bahagia, makanya saya harus cari kerja agar mendapatkan uang yang banyak agar saya hidup tenang. tapi jangan dipikir hidup di gedung bertingkat, rumah yang besar, lebih bahagia dibandingkan rumah yang kecil.

    Jadi mau ke mana pun kita, pasti akan mengalami kesusahan.

  • Slide 11 - Life Crisis

    Biasa akan ada fase-fase dimana kita akan berada di persimpangan jalan. Kalau umur 20 bagaimana dia harus mandiri, umur 40 sudah tidak produktif tapi masih tapi banyak tidak dia lakukan selama dia hidup. Umur 60 banyak berita duka cita dari group WhatsApp. dan banyak menyesalnya. Mumpung kita banyak waktu.

    Slide 12 - Ada Allah

    Dan ternyata Allah tidak memberikan harta, popularitas, jabatan untuk bahagia, tapi Allah memberikan dia agama. Jadi tidak ada kita bahagia terus, dalam bahasa arab itu hawa atau udara, jadi kita tarik tapi kemudian harus kita lepas. jadi bukan bahagia selamanya atau enak-enak terus, tapi kita tidak menapaki hidup ini tanpa rasa cemas dan rasa takut. Nah inilah yang ditawarkan Islam. Memang kita tidak bisa hidup foya-foya seenaknya, tapi insyaallah kita tidak cemas dan tidak takut. gol strateginya bukan bahagia atau senang-senang, tapi ujian akan selalu ada tanpa rasa kecewa, takut, cemas. Ada ungkapan manusia kuat tidak makan dan minum beberapa hari, tapi satu hari pun tidak kuat tanpa harapan.

    Kemudian diberikan ketenangan, kita tau kebenaran, itu kebahagiaan tertinggi, dan didatangkan bantuan-bantuan yang tidak terlihat. dan mengambil pelajaran dari kisah abu bakar yang dikejar oleh kafir Quraysh. dan kita tidak akan bisa tenang kalau bersandar pada kemampuan kita.

  • Slide 12 - Waktu itu akan datang

    Semua kesombongan kita, yang kita raih harus kita tinggalkan, orang-orang terdekat kita. ternyata yang kita dinasihati orang tua kita dan kita tidak mau menurut ternyata benar